Alam mayang, Pekanbaru

Setelah hampir 1.5 bulan di pekanbaru akhirnya merasakan juga wisata alam nya. Yupz alam Mayang adalah salah satu wisata alam di pekanbaru. Sama seperti di Jakarta, Pekanbaru pun memiliki trans Pekanbaru yang beroperasi setiap hari dan memiliki shelter sendiri. Nah trans pekanbaru ini yang akan mengantarkan kami menuju alam mayang. Kami menunggu di halte awalbros dan harus transit di halte kantorpos yang kemudian meneruskan perjalanan lagi dengan bis transpekanbaru yang lain dengan jurusan Kulim. Akhirnya 20 menit telah berlalu dan sampailah kami ke Alam mayang.

Pekanbaru merupakan kota yang panas, meskipun alam mayang ini rimbun tapi tetap saja panas menyengat tubuh kami. Tiket masuk sini tergolong murah yaitu cuma 10.ooo,- saja. Di Alam mayang ini tersedia kolam pancing, permainan anak-anak , bombom car, ATP, bola air sampai flying fox pun ada. Jangan berpikir dengan 10.000,- kita bisa menikmati semua permainan yang ada, tidak sama sekali, setiap permainan ini dipatok dengan harga yang berbeda – beda. Bola air dipatok 15.000 untuk 2 orang dengan jumlah berat badan tidak lebih dari 80 kg. Flying fox dihargai 20.000 untuk orang dewasa dan 15.000 untuk anak-anak, yang paling mahal tentu saja APV dengan harga 35.000 selama 10 menit.

Disini pun ada replika perahu lancang kuning yang memang terkenal di pekanbaru. Secara keseluruhan wisata ke alam mayang menghilangkan kejenuhan bekerja, tapi sayang nya udara tidak mendukung, panasnya menyengat kulit. Bagi anda yang saat ini ada di pekanbaru sepertinya harus mencoba wisata disini.

Jeprat jepret selama di pekanbaru

jembatan leighton….dari angle ini berjejer orang jualan bakar jagung, pisang bakar dan berbagai minuman…lumayan untuk lepas lelah, walaupun air sungai siak sudah tidak jernih lagi🙂

Tugu bambu runcing..hihi..mungkin cocok diberi nama itu, karna memang bentuknya seperti bambu kuning pada zaman penjajahan, tugu ini bersebelahan dengan masjid agung Annur, sayangnya belum sempat kesana untuk ambil foto na …

tugu keris aja deh, ga tau juga ceritanya seperti apa? kenapa ada keris di tancapkan di batu, tapi yang pasti banyak tugu di pekanbaru, dan unik…

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s